14 Daun pegagan dan minyak kelapa. Cara selanjutnya untuk mengobati infeksi telinga yang tengah bernanah yakni dengan menggunakan campuran tumbukan daun pegagan bersih dan halus dengan campuran minyak kelapa yang telah sebelumnya dipanaskan lalu diaduk secara merata. Sebelum pengaplikasian pada telinga anda yang sakit ada baiknya adnda CaraMenggunakan Anting Emas Lucu untuk Anak tanpa Takut Hilang Jika Anda ingin menggunakan anting emas dengan aman pada anak Anda, maka Anda bisa menggunakan anting yang tidak mudah untuk dilepas. Dengan menggunakan model yang tepat sesuai dengan keinginan Anda, maka Anda akan lebih mudah untuk bisa mendapatkan anting emas terbaik dana man Digadget lain, buka aplikasi find my device lalu masuk ke aplikasi. · jika perangkat yang hilang adalah milikmu sendiri, klik 'continue' sebagai . Mencari hp dengan google find my device · pastikan aplikasi google find my device sudah terpasang di ponsel. Coba beberapa langkah sederhana, seperti menampilkan lokasi atau mengunci layar, untuk membantu anda mengamankannya. Cara Mencari Hp 2 Gunakan air garam. Setelah mencuci tangan, mulai bersihkan area hidung dua kali sehari dengan larutan air garam. Cara membuatnya, campurkan ¼ sendok teh garam dengan 1 gelas air hangat. Anda juga bisa memakai kapas untuk mengusap area tindik hidung dan diamkan sekitar 3-4 menit. Perkaraterakhir yang anda mahukan adalah kehilangannya jadi jika itu berlaku atau jika dia. 27122018 Aplikasi ini menyediakan kemudahan dalam mencari telefon anda yang hilang. 02072020 Cara melacak HP yang hilang dengan beberapa langkah mudah nan praktis. Anda boleh melakukannya dengan tiga cara seperti di bawah. Caramengetahui dimana letak imei iphone. Cara Mencari Hp Android Yang Hilang Kemudian mereka akan membantu anda melacak iphone menggunakan nomor imei tadi. Cara mencari iphone yang hilang melalui imei. Cara cek nomor imei iphone melalui itunes adalah sebagai berikut : Pengguna iphone dapat mencoba cara dengan membuka . Bagi para moms yang memiliki anak perempuan, pastinya punya aksesoris tambahan yang wajib di pakai si kecil yaitu anting. Beberapa ada yang memilih setelah bayi lahir kemudian esok harinya langsung di tindik, ada juga yang memilih untuk menindik telinga anak pada saat usia 1 tahun aku sendiri lebih memilih langsung di tindik saat masih newborn, agar anak tidak merasa kesakitan apabila harus di tindik ketika sudah pasti permasalahan yang paling sering muncul adalah anting yang suka nyangkut di baju atau handuk, sehingga berpotensi lepas dan hilang. Karena aku sendiri mengalaminya moms, sebelumnya anakku menggunakan anting berbentuk ring yang standard digunakan pada bayi, namun mudah sekali terbuka bahkan kalau tidak sengaja ketarik sama tangan anak bisa jadi melebar dan terlepas. Nah disini aku mau share anting yang dipakai Gwen sekitar setengah tahun terakhir ini dan sukses ngga lepas-lepas, yaitu anting dari Little Thing She Wear. Apa sih yang membedakan anting ini dengan anting lainnya?Anting ini memiliki desain Loop-End sehingga aman dan tidak mudah terbuka apalagi terlepas dari telinga anakTerbuat dari material 17K Fine Gold + 24K Gold Plated dan Genuine Swarovski StoneMemiliki lapisan khusus anti-allergy coating sehingga aman digunakan untuk kulit bayi yang sensitif, dan bisa digunakan sejak dari newbornTerakhir, mereka memiliki beragam koleksi pilihan dengan bentuk yang lucu-lucu dan pastinya disukai anak-anakMenurutku anting ini benar-benar worth-to-buy karena selain aman digunakan sejak newborn, anting ini sangat kecil kemungkinan untuk bisa terlepas & hilang, jadi kita tidak perlu khawatir itu mereka juga mempunyai seri untuk orang dewasa, jadi kita juga bisa kembaran anting dengan si kecil, ingat untuk selalu pilih yang terbaik untuk si kecil ya moms Penampilan jadi hal yang cukup penting bagi sebagian besar orang terutama wanita. Model aksesoris wanita juga sangat beragam mulai dari simpel hingga penuh aksen dan mewah. Salah satu contoh aksesoris yang simpel namun mampu menjadikan penampilan berbeda dan lebih menarik adalah anting. Anting merupakan aksesoris pendukung sebagai perhiasan pada telinga. Bentuk dan model anting sangatlah beragam mulai dari yang berukuran kecil hingga besar. Bahkan ada pula yang didukung dengan aksen tambahan seperti batu permata. Anda hanya perlu menyesuaikan model anting sesuai kebutuhan dan acara. Salah satu permasalahan dalam mengenakan anting adalah anting yang mudah copot dan hilang, bahkan mungkin sebagian besar dari Anda pernah menghilangkan anting yang dikenakan. Sangat sayang sekali jika salah satu anting hilang, terlebih lagi ketika harganya cukup mahal seperti anting emas, anting berlian, dan anting dengan logam mulia lainnya. Tidak semua jenis anting mudah copot, Anda hanya perlu memilih jenis anting yang tepat seperti anting dengan model hoop, model stud, model chandelier, dan model dangle. 1. Anting Model Hoop Anting ini merupakan salah satu model anting klasik yang banyak disukai wanita karena sangat mudah dipadupadankan dengan semua gaya. Sebagai contoh, Anda bisa memadukan anting model hoop ini dengan menggunakan gaun santai dan kacamata hitam. Meskipun anting model ini didesain simple dan terlihat biasa saja, tapi bisa dimodifikasi sesuai keinginan. Misalnya dikombinasikan dengan berlian, mutiara atau aksen bohemian yang akan membuatnya terlihat lebih unik. Anting model hoop ini akan cocok bagi Anda berwajah kotak karena akan memberikan kesan lebih halus pada rahang. 2. Anting Model Stud Biasanya orang mengenal anting stud ini dengan nama anting tusuk karena modelnya. Sebenarnya anting stud ini sudah dikenal sejak lama dan terkenal dikalangan masyarakat karena berbagai variasinya. Menggunakan anting model ini, dijamin drama anting copot tidak akan terjadi lagi. Disamping itu, anting stud akan memberikan kesan sederhana tapi elegan. Pemilihan aksen yang tepat seperti berlian akan membuatnya terlihat berkilau bila terkena cahaya. Anting ini sangat cocok untuk semua bentuk wajah. Anda bisa mengenakannya untuk acara formal maupun informal. 3. Anting Model Chandelier Anting dengan model chandelier akan membuat tubuh seseorang terlihat lebih ramping karena bentuknya yang memanjang atau menjuntai. Model anting ini juga sangat bervariasi, mulai dari adanya tambahan aksen permata, mutiara bahkan juga berlian membuatnya terlihat lebih glamour dan menawan saat digunakan pada acara malam hari atau pesta. Bagi Anda pemilik bentuk wajah hati dan oval, tentunya akan sangat cocok menggunakan anting model ini. 4. Anting Model Dangle Anting copot memang menjadi masalah bagi banyak orang, salah satu anting anti copot yang bisa anda pilih yaitu anting dengan model dangle. Anting model ini sekilas memang mirip dengan model Chandelier yang sama-sama berbentuk memanjang atau menjuntai ke bawah. Perbedaanya, model dangle ini bisa berayun atau bergerak. Menggunakan anting model ini akan membuat bentuk leher Anda lebih tegas dan panjang, sehingga akan sangat cocok untuk style rambut yang diangkat ke atas atau updo. Selain itu, penampilan Anda akan terkesan lebih elegan dan Anggun dengan menggunakannya. Cara terbaik untuk mengatasi problematika anting copot adalah dengan memilih model dan bentuk seperti yang sudah dijelaskan di atas. Selain itu, beberapa model anting tersebut juga bisa membantu menunjang penampilan secara maksimal. Untuk Anda yang ingin memiliki koleksi beberapa model anting di atas, Anda dapat mengunjungi Adelle Jewellery. Adelle Jewellery menyediakan banyak koleksi perhiasan dalam berbagai model dan jenis, mulai dari yang simple hingga berdesain kompleks. Selamat berbelanja! 15 April 2023 Salah satu hal paling menjengkelkan adalah kehilangan anting-anting kesayangan kita. Terlebih jika anting tersebut termasuk cincin atau model yang unik dan tidak mudah ditemukan di toko-toko perhiasan lagi. Namun, jangan khawatir karena masih ada peluang untuk menemukannya kembali. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menemukan anting yang hilang. Daftar Isi 1. Cari di Tempat yang Terakhir Diingat 2. Gunakan Lampu Senter atau Ponsel 3. Periksa Tas, Jaket, atau Pakaian yang Dikenakan 4. Cari di Dekat Lokasi Parkir Mobil 5. Periksa Jalan yang Dilewati 6. Cari di Hutan atau Area Luas 7. Gunakan Teknologi Kesimpulan 1. Cari di Tempat yang Terakhir Diingat Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari di tempat terakhir kita ingat memakainya. Misalnya, apakah kita melepasnya di kamar tidur, ataupun di kamar mandi. Carilah di sekitar tempat tersebut dan periksa setiap sudut ruangan yang mungkin bisa menjadi tempat anting tersebut jatuh atau terselip. 2. Gunakan Lampu Senter atau Ponsel Saat telinga kita kehilangan antingnya, dapat kita pastikan anting tersebut sangat kecil dan sulit untuk ditemukan di tempat yang gelap atau tersembunyi. Oleh karena itu, bantu diri sendiri dengan menggunakan lampu senter atau ponsel yang memiliki fitur lampu LED. Hal ini akan membantu kita melihat anting yang mungkin tergelincir di bawah furnitur atau terjatuh di sudut yang rapat. 3. Periksa Tas, Jaket, atau Pakaian yang Dikenakan Beberapa jenis anting seperti anting-anting tali atau gantungan terkadang mudah terjatuh dari telinga kita dan menempel di jaket, pakaian atau tas yang kita kenakan. Oleh karena itu, kita juga harus memeriksa tas kita, pakaian yang digunakan, serta jaket atau sweater untuk memastikan bahwa anting tidak terjatuh dan masih menempel di salah satu dari benda tersebut. Pastikan untuk memeriksa dengan cermat dan teliti agar tidak melewatkannya. 4. Cari di Dekat Lokasi Parkir Mobil Apabila kita kehilangan anting saat keluar dari mobil atau hendak memasukinya, lokasi parkir mobil tersebut adalah tempat yang layak dicari. Pada umumnya, mobil memiliki celah dan sudut yang sangat sulit dijangkau manusia dan tempat ini seringkali menjadi tempat pertama di mana anting hilang. Pastikan untuk memeriksa di bawah jok, dasbor, konsol tengah atau di antara lubang-lubang ventilasi di dalam mobil. 5. Periksa Jalan yang Dilewati Apabila kita kehilangan anting saat sedang dalam perjalanan dan kita ingat lokasi tersebut, maka kita juga bisa mengecek jalan yang dilintasi. Perhatikan apakah telinga kita terasa ringan saat melewati suatu area atau apakah ada suara jatuh yang terdengar. Hal ini bisa membantu kita menemukan posisi anting sebenarnya. 6. Cari di Hutan atau Area Luas Jika kita kehilangan anting di hutan atau di area yang sangat luas, maka kita harus lebih teliti dalam mencarinya. Sebelum mencari, pastikan untuk mengingat dengan baik di mana dan sebelum kejadian apa saja yang sedang dilakukan. Ini penting untuk membuat kisaran area yang harus dicari. Pada umumnya, pohon-pohon dan rerumputan adalah tempat sempurna bagi anting untuk berkamuflase, oleh karena itu perlu memeriksa dengan teliti di tempat semacam itu. 7. Gunakan Teknologi Teknologi terkadang juga berperan penting dalam pencarian barang yang hilang, termasuk anting. Ada beberapa aplikasi berbasis android atau iOS yang bisa membantu dalam pencarian barang yang hilang di rumah ataupun di area terbuka. Selain itu, ada juga pihak keamanan yang menyediakan layanan penemuan barang-barang yang hilang dengan teknologi canggih. Jika kita kebetulan kehilangan anting di tempat umum atau sarana publik, layanan seperti ini bisa membantu kita untuk menemukan barang tersebut dengan cepat dan mudah. Kesimpulan Dalam mencari anting yang hilang, yang terpenting adalah kemampuan kita dalam menyadari hal tersebut dan segera mengambil tindakan pengambilan langkah. Selain itu, kita harus selalu berprasangka baik bahwa anting yang hilang masih bisa ditemukan. Dalam melakukan pencarian, kita harus memeriksa dengan detail dan menyeluruh di area yang dianggap terkait dengan kejadian hilangnya anting. Jangan lupa untuk menggunakan teknologi apabila diperlukan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca dan membantu mereka menemukan anting yang hilang. Hallo apa kabar teman Faiz dan Fira? Alhamdulillah, siang ini, cuaca panas terik setelah mendung berganti panas berganti mendung dan berganti panas terik. Faiz makan siang dengan lahap menggunakan menu ayam bumbu panggang. Fira, masih flu jadi kurang nafsu makan. Ummi? dilanda flu juga. Jadi begini, beberapa minggu yang lalu ada kejadian yang mengerikan terjadi. Waktu itu, malam hari saat sedang bertiga, ummi, Faiz dan Fira berada di tempat tidur. Biasalah ya, bercanda, bercerita dan saling mencium pipi, kening dan berpelukan. Tiba-tiba ummi menjerit kesakitan, sempat berteriak dengan nada tinggi. Iya, sakit banget waktu itu, reflek langsung mendorong Fira yang menggigit telinga ummi. Bukan hanya menggigit, tapi giginya digunakan untuk menarik anting ummi. "Fira mau itu, mau itu...." Hiks, jemarinya menunjuk anting yang ummi kenakan. Lubang Tindik Telingga Fira Tertutup Lubang tindik telinga Fira sudah lama tertutup. Sudah beberapa kali juga, setiap melihat anak perempuan yang mengenakan anting, mata Fira melirik dan tangannya ingin meraih anting tersebut. Huaaaa, ummi merasa bersalah kepadamu, Nak. Hampir 2 tahun, Fira tidak mengenakan anting, itulah sebabnya lubang tindik telingganya tertutup. Ceritanya begini, bayi Fira itu, tangannya suka usil digunakan untuk menarik-narik anting di telingganya. Antingnya jadi lepas, tersangkut baju atau lepas saat mandi. Padahal sudah dibelikan anting cincin yang simple untuk baby itu. Khawatir tersangkut dan membahayakan, anting tersebut ummi lepas keduanya. Sewaktu usia Fira 1 tahun, ummi membelikan sebuah anting lagi. Anting yang ummi belikan anting yang sama dengan punya ummi. Jadi, misi sempurna yak, kembaran anting dengan anak perempuan. Ternyata euy ternyata, anting tersebut enggak bertahan lama. Belum lama mengenakan anting kembaran itu, 1 anting hilang, jadi bukan sepasang lagi. Fira dan Anting bayinya Anting yang tertinggal di telingga Fira, ummi lepas dan simpan. Anting yang dikenakan pada saat bayi, ummi jual. Jadi, Fira tidak punya anting lagi dan ummi tidak pernah mengusahakan untuk mengenakan Fira sepasang anting lagi. Sampai akhirnya, lubang tindik telinga menjadi tertutup. Sampai akhirnya, terjadilah peristiwa mengerikan tersebut. Ummi akhirnya mencari tahu, bagaimana mengatasi lubang tindik telinga yang tertutup. Mencari informasi di internet, bagaimana mengatasi lubang tindik telingga yang tertutup tidak kunjung menemukan solusi. Jarang banget yang men-share cara mudah atau cara alami. Teman-teman ummi rata-rata memberikan saran, tindik ulang. Tindik ulang lubang tindik telinga yang tertutup bisa menjadi solusi. Ummi sudah mengantongi ijin dari abi. Kasihan juga, setiap kali melihat ada anak perempuan mengenakan anting, Fira selalu melirik dan matanya menginginkan anting. Tapi, jadwal berkunjung ke rumah sakit untuk tindik ulang lubang tindik telinga yang tertutup tidak pernah diusahakan. Silahkan di baca Pergi ke Dokter itu Menyenangkan Menelepon Uti. Ke mana tempat mencari tahu tentang apapun? Ibu. Yup, ummi menelepon Uti dan menceritakan cerita di atas. Ummi mengorek pengetahuan dan pengalaman Uti mengatasi lubang tindik telinga yang tertutup. Jawaban uti simpel dan sederhana sekali. Baby Oil untuk Mengatasi Lubang Tindik Telinga yang Tertutup Cara mengatasi lubang tindik telinga yang tertutup hanya dengan rajin mengolesi baby oil di bagian lubang tindik telinga yang tertutup. Iya, Uti. Tapi lubang tindik telinga Fira benar-benar tertutup, sudah halus, sudah tidak ada lubangnya lagi, sudah.... 😥 Uti memotong berbagai sangkalan Ummi dengan kata Dicoba saja! Logikanya, apabila lubang tindik telinga pernah tersentuh emas, tidak mungkin akan tertutup. Coba ditelatenin setiap hari menggunakan baby oil untuk mengatasi lubang tindik telinga yang tertutup. Sabar dan rajin, ya, Mbak. Begitu saran dari Uti. And then, ummi berdoa semoga saran untuk mengatasi lubang tindik telinga yang tertutup dari uti berhasil. Meski di dalam hati, ada kesangsian, lubang tindik telingga di Fira tuh, sudah halus banget. Bayangkan saya, kan sudah 2 tahun , trus anak kecil bertumbuh dan ber... Cara menggunakan baby oil untuk mengatasi lubang tindik telinga yang tertutup adalah setelah mandi pagi dan sore. Sayangnya, ummi kurang rutin untuk melakukannya. Saat memberikan baby oil pada lubang tindik telinga yang tertutup adalah dengan memberi baby oil di lubang tindik, kemudian dipijit-pijit sembari berdoa dan berharap kepada Allah. Pijit dari bagian depan, kemudian bagian belakang. Ummi juga menekankan pijatan pada bagian lubang tindik telinga yang tertutup. Cara tersebut kurang lebih ummi lakukan tidak sampai 5 kali. Sampai suatu malam, ummi sengaja mengeluarkan anting Fira yang tinggal 1 tersebut untuk menusuk-nusuk tempat lubang tindik telinga Fira yang tertutup. Pada lubang tindik bagian depan, ummi tusuk menggunakan anting, kemudian pindah ke lubang bagian belakang. Berganti lagi ke lubang tindik telinga bagian depan dan sleeeb, haaaah? apa ini? antingnya menembus sampai ke bagian belakang telinga Fira. Berhubung antingnya hanya 1, ummi lepas lagi dan ummi tusuk lubang tindik telinga yang sebelah. Alhamdulillah sukses. Ya Allah, ummi senang sekali, apalagi Fira, berkali-kali berada di depan cermin untuk melihat telinganya sudah terpasang anting, meski cuma 1. Terima kasih banyak Uti, akhirnya ummi bisa mengatasi lubang tindik telinga yang tertutup. ODOPOKT3 Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Siang hari, adek saya yang mondok ngechat kesaya. Katanya salah satu antingnya hilang saat selesai wudhu. Mungkin pas membasuh telinga, antingnya lepas dan jatuh ke air. Mungkin juga ada yang menemukannya dan tidak mau mengembalikan alias maling. Tetapi katanya sudah mencari berulang-ulang dan hasilnya nihil. Anting itu tidak menunjukan wujud panik, sedih, takut dan gelisah. Mau memberi tahu ibu takut dimarahin. Akhirnya ia curhat ke saya."Pertama. Jadikan hal itu pelajaran. Supaya lebih hati-hati lagi. Waspada. Jangan tergesa-gesa. Kedua. Coba kamu sholat sunat dua rekaat setelah itu minta petunjuk ke Allah. Tawakal ke Allah." "Tawakal itu bagaimana?" Tanya adik saya "Tawakal menurutku bentuk kehambaan kita ke Allah. Bahwa dalam kondisi apapun kita memang butuh Allah. Ibaratnya begini. Ada seorang anak sedang mengerjakan PR dan ia tidak bisa mengerjakannya. Kemudian sedih dan panik maka jalan solusinya adalah meminta bantuan ke ibubapak atau kakaknya. Ia pun senang karena bapakibu atau kakaknya mau membantu mengerjakan PR.""Analoginya seperti itu. Kita semua pasti punya masalah. Kita ikhtiar sebisa semampu kita lalu kita tawakal ke Allah. Andai jalan masih buntu dan tidak ada solusi maka kita minta bantu atau berserah diri ke Allah. Allah Maha Solusi. Allah Maha Pemberi Petunjuk. Allah Maha kuasa atas segala sesuatu. Mestinya setelah kita tawakal kita jadi tidak sedih dan panik. Kita mestinya senang karena kita sudah menyerahkan masalah kita ke Allah. Dan Allah sangat senang kepada hambaNya yang bertawakal kepadaNya. Maka dalam kondisiapapun bertawakallah kepada Allah."Adik saya tidak membalas chat saya. Entah apa yang difikirkannya. Semoga ia tambah kuat dan tidak sedih. Bukankah saat kita bertawakal ke Allah seharusnya kita senang? Lihat Diary Selengkapnya Unduh PDF Unduh PDF Anting adalah salah satu jenis perhiasan yang sulit dijaga. Perhiasan ini perlu disimpan secara berpasangan dan mudah hilang. Sayangnya, lemari khusus anting biasanya cukup mahal, dijual dengan ukuran yang salah, atau memiliki gaya dan warna yang tidak pas. Untungnya, Anda dapat menemukan benda lain yang bisa dipakai untuk menyimpan anting. Anda pun bisa membuat tempat anting sendiri dengan mudah. 1 Belilah laci plastik kecil. Benda ini sebenarnya berfungsi untuk menyimpan peralatan kantor, tetapi bisa juga dipakai sebagai tempat anting! Anda biasanya bisa menemukan produk tersebut di tempat penjualan wadah plastik atau di toko peralatan kantor. Jika mau, berilah alas busa di dalam laci. Dengan demikian, anting bisa ditusukkan dan tidak akan hilang. Pilihlah laci plastik kecil dengan tinggi sekitar 15-20 cm. Tidak suka warnanya? Keluarkan laci tersebut dan semprotkan cat! Anda juga bisa menghias kotak penyimpanan dengan lem pernak-pernik dan/atau manik-manik cantik. Simpan anting berdasarkan jenisnya di dalam laci yang berbeda. Sebagai contoh, Anda bisa menyimpan anting jenis stud atau anting tusuk di satu laci, kemudian menyimpan anting kait di laci lainnya. KIAT PAKAR Donna Smallin Kuper adalah pakar bersih-bersih dan pengaturan barang. Donna adalah pengarang lebih dari selusin buku bertema membersihkan tumpukan barang dan penyederhanaan hidup dengan penjualan terbaik. Pekerjaannya pernah dipublikasikan di Better Homes & Gardens, Real Simple, dan Woman’s Day. Dia pernah menjadi tamu di acara Early Show di saluran CBS, Better TV, dan HGTV. Pada 2006, dia menerima penghargaan Founders Award dari National Association of Professional Organizers. Dia adalah teknisi bersih-bersih rumah besertifikasi Inspection Cleaning and Restoriation IICRC. Cobalah untuk menggantung wadah penyimpanan plastik bersama dengan laci plastik untuk menghemat ruang. Donna Smallin Kuper, Pakar Ilmu Tata Ruang, menyarankan “Solusi favorit saya adalah menyimpan anting di gantungan perhiasan benda ini menggantung di batang yang ada di dalam lemari baju saya yang masing-masing ujungnya dilengkapi kantong plastik bening. Saya sudah memakai solusi ini selama 10 tahun dan tidak ada masalah." 2Gunakanlah nampan es batu untuk menyimpan anting secara berpasangan.[1] Ini adalah opsi yang bagus jika Anda punya banyak anting. Benda tersebut tidak bisa dipakai untuk menyimpan anting besar, anting berbentuk unik, atau anting bundar berukuran besar, tetapi cocok untuk anting-anting kecil, termasuk anting stud. Anda bisa menyimpan nampan es di atas meja rias/meja di kamar, atau memasukannya ke dalam laci. 3 Gunakanlah kancing plastik untuk menjaga anting. Metode ini cocok untuk anting stud, tetapi mungkin bisa juga dimanfaatkan untuk menyimpan anting kait. Selain itu, kancing dengan dua lubang lebih pas dipakai daripada kancing dengan empat lubang. Setelah anting ditusukkan ke lubang kancing, simpanlah kancing di dalam kotak, mangkuk, atau laci. Jangan memakai kancing jaket atau kancing yang memiliki sebuah pengait di bagian belakang. 4 Simpan anting berukuran kecil di wadah plastik untuk menyimpan pil. Benda tersebut cocok untuk menyimpan anting jenis stud, tetapi juga bisa dipakai untuk anting kait berukuran kecil. Simpan anting secara berpasangan di masing-masing kompartemen. Jika mau, Anda bisa memakai cat semprot untuk mengubah warna wadah atau menghiasnya dengan stiker. 5 Tusukkan anting stud ke sepotong pita panjang supaya tidak terpisah. Gunakanlah pita yang tebal dan kukuh, seperti pita grosgrain. Produk ini dapat bertahan lebih lama dan tidak mudah sobek atau rusak. Sebaiknya pakailah pita dengan panjang sekitar 3 sampai 5 cm. Simpan pita di dalam kotak penyimpanan atau laci, atau gantungkan di dinding dengan paku payung atau jarum pentul. 6 Gunakanlah sepotong kanvas plastik untuk menyimpan sepasang anting di dalam kotak perhiasan atau laci. Siapkan sepotong kanvas plastik yang dijual di toko kerajinan tangan, lalu potong sesuai ukuran yang Anda mau. Tusukkan anting stud sampai tembus, lalu masukkan ke dalam kotak perhiasan atau laci. Bebatkan pita ke pinggiran kanvas plastik supaya tampak lebih mewah. Anda bisa memberi jahitan lurus atau jahitan ganda untuk memasangnya. 7 Buatlah wadah penyimpanan anting dari karton kemasan telur. Potong bagian atas dan samping karton bekas telur, lalu warnai sesuai kemauan Anda dan biarkan catnya mengering. Masukkan pasangan anting ke masing-masing lubang. Anda bisa memakai cat semprot atau cat akrilik untuk keperluan ini. Anda bisa menghias karton telur dengan lem pernak-pernik, manik-manik, dan pita. Iklan 1 Siapkan sebuah sirat. Hal yang dimaksud bisa berupa lembaran kanvas plastik, penutup jendela, tulle, atau bahkan renda. Kanvas plastik adalah pilihan yang bagus karena tersedia dalam berbagai pilihan warna dan mudah digunakan; Anda bisa menemukannya di toko seni dan kerajinan tangan. Penahan ini cocok dipakai untuk menyimpan anting kait, tetapi boleh juga dipakai untuk menyimpan anting stud. Jika Anda memakai penutup jendela, cobakah untuk menyemprotkan cat berwarna cerah terlebih dahulu. Semprotkan cat ke satu sisi dan diamkan sampai kering, lalu balik dan warnai sisi yang lain. Untuk membuat bingkai bergaya antik, pakailah kain goni. Anda juga bisa menambahkan siluet atau tulisan dengan cat kain dan stensil.[2] 2 Bongkar sebuah bingkai foto. Buang panel kaca dan panel di bagian belakangnya, atau simpan untuk digunakan di proyek lain. Sebagai alternatif, Anda juga bisa memakai bingkai kayu sederhana yang dijual di toko kerajinan tangan; produk ini tidak dilengkapi panel kaca dan penutup belakang sehingga Anda tidak perlu repot melepasnya. Jangan memusingkan warna bingkai; Anda bisa mengecatnya kapan saja. 3Warnai atau dekorasi bingkai, jika mau. Apabila desain bingkai bagus, tetapi warnanya jelek, Anda bisa memakai cat semprot untuk mengubahnya sesuai kemauan.[3] Anda juga bisa menghias bingkai dengan glitter, lem pernak-pernik, atau manik-manik warna-warni. Biarkan cat mengering dengan sempurna sebelum melanjutkan prosesnya. 4 Potong sirat agar ukurannya sedikit lebih besar daripada bukaan bingkai. Balikkan bingkai agar bagian belakangnya menghadap ke arah Anda, lalu pasang sirat di sana. Pakailah selotip pelukis atau lakban untuk menandai bagian sirat yang hendak dipotong. Setelah selesai, potong sirat mengikuti alur pada lakban. Lepas sisa lakban yang menempel. Jangan memakai spidol. Selain bisa mengotori bingkai, tinta spidol juga sulit terlihat pada material tersebut. 5 Tempelkan sirat ke bagian belakang bingkai dengan lem, lalu biarkan kering. Oleskan lem ke pinggiran bingkai, yaitu di bagian bukaan belakangnya. Tekan sirat agar menempel ke lem. Anda bisa menggunakan lem panas atau lem putih untuk keperluan ini. Jika Anda memakai kain tulle, renda, atau goni, oleskanlah lem kain sebagai gantinya. Lem yang berbeda butuh waktu yang berbeda untuk mengering. Lem putih akan mengering setelah beberapa jam, sedangkan lem panas akan mengering dalam sekejap. Jika ingin menyembunyikan lem, oleskan pinggiran sirat bagian dalam dengan lem, lalu tutup dengan potongan pita. Pastikan pita tidak menjorok lebih panjang daripada bukaan bingkai. 6 Sandarkan bingkai ke dinding atau ke meja rias. Karena bagian belakangnya sudah dilepas, bingkai tersebut tidak bisa berdiri sendiri. Anda pun tidak bisa memasang penutup belakangnya lagi karena dapat “memblok” sirat dan membuat anting tidak dapat disangkutkan. Jika ingin membuat bingkai tersebut lebih stabil, ada beberapa cara yang bisa dilakukan Potonglah pita dan ikatkan ke kait bingkai. Tempelkan benda tersebut ke dengan lem ke bagian belakang bingkai, lalu pakai untuk menggantungnya ke dinding. Gunakanlah penahan atau penyangga bingkai untuk menahan bingkai Anda. Rekatkan satu atau dua batang dowel ke bagian belakang bingkai dengan lem panas untuk membuatnya berdiri.[4] Jika mau, Anda bisa mengecat dowel supaya warnanya cocok dengan bingkai. 7Gantungkan anting di sirat. Penahan anting ini paling cocok dipakai untuk menyimpan anting kait, tetapi bisa juga dipakai untuk anting stud. Cukup lepaskan penutup belakang anting, tusukkan anting ke sirat, lalu pasang kembali penutupnya. Iklan 1 Warnai kotak kayu sesuka hati Anda dengan cat. Kotak kayu yang paling cocok untuk keperluan ini adalah kotak yang agak dangkal dengan kedalaman sekitar 3-5 cm. Kotak ini paling bagus dipakai untuk menyimpan anting stud, tetapi juga bisa juga dipakai untuk menyimpan anting kait. Anda bisa menggunakan cat akrilik atau cat semprot untuk mewarnainya. Untuk membuat kotak yang tampak lebih feminin, gunakanlah glitter buku anak-anak untuk mewarnai bagian luarnya. Pastikan Anda memberi lapisan pengaman yang mengkilap setelahnya supaya glitter tetap menempel.[5] 2Siapkan beberapa lembar flanel dengan panjang yang sama dengan bagian dalam kotak. Apabila Anda ingin membebat potongan kain tersebut dengan pensil supaya lebih aman, pastikan lebarnya mencapai 10 cm.[6] Jika Anda tidak berencana melakukannya, pastikan potongan kain memiliki lebar antara 15 sampai 20 cm. 3Gulung masing-masing lembaran kain sampai membentuk tabung yang ketat. Jika mau, Anda bisa menggulung flanel dengan dowel atau pensil supaya lebih kukuh. Pastikan dowel atau pensil yang dipakai cukup panjang untuk menutupi lebar bagian dalam kotak.[7] 4Masukkan kain flanel yang sudah digulung ke bagian dasar kotak. Untuk membuatnya terpasang secara permanen, oleskan lem pada gulungan kain dengan posisi ujung kain menghadap ke bawah.[8] Pastikan semua gulungan flanel menghadap ke arah yang sama. Apabila Anda masih dapat melihat bagian dasar kotak penyimpanan, Anda perlu menambah gulungan flanel. 5Pertimbangkan untuk menutup gulungan tersebut dengan kain perca supaya tampak lebih rapi. Potonglah kain sesuai lebar bagian dalam kotak, tetapi masih lebih panjang beberapa sentimeter. Bentangkan kain di atas gulungan flanel, lalu masukkan pinggirannya ke celah flanel yang dipasang. Masukkan sisa kain ke celah di antara gulungan kain pertama/terakhir dan pinggiran kotak. 6Letakkan anting Anda di antara gulungan flanel. Wadah ini cocok untuk anting stud, tetapi boleh juga dipakai untuk menyimpan anting kait asalkan posisinya dimiringkan. Iklan Atur anting berdasarkan warna. Anda bisa mengaturnya berdasarkan warna batu permata atau berdasarkan warna metalnya. Atur anting berdasarkan bentuk dan ukurannya. Simpan semua anting stud secara berpasangan di satu tempat, serta semua anting kait secara berpasangan juga di tempat lain. Simpan anting yang sering digunakan di tempat yang mudah terlihat dan simpan anting yang jarang dipakai di tempat tertutup. Kompartemen plastik, seperti yang digunakan untuk menyimpan manik-manik atau benang jahit, juga bisa dipakai untuk menyimpan anting! Jika Anda menemukan wadah penyimpanan anting yang menarik, tetapi warnanya kurang pas, Anda dapat mengecatnya sendiri sesuai keinginan. Iklan Hal yang Anda Butuhkan Bingkai foto Mesh kanvas plastik, penutup jendela, kain tulle, dll. Selotip pelukis atau lakban Gunting Lem lem panas, lem putih, lem kain, dll. Cat opsional Kotak kayu atau laci kecil Cat semprot atau cat akrilik, serta kuas cat opsional Beberapa lembar kain flanel Pensil atau dowel Pistol lem panas opsional Lem tembak opsional Gunting Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?

cara mencari anting yang hilang